Sriwijayapost.com, Jakarta, 10 Januari 2026 – Lagu Payphone dirilis Maroon 5 bersama Wiz Khalifa pada 2012 sebagai bagian album Overexposed. Selain itu, lagu ini bercerita tentang seseorang yang terpisah dari orang yang dicintai karena jarak dan keadaan hidup. Oleh karena itu, tema utama adalah rindu, perjuangan, dan harapan untuk kembali bertemu.
Selanjutnya, bagian verse Adam Levine menggambarkan perasaan putus asa. Di sisi lain, “I’m at a payphone trying to call home, all of my change I spent on you” melambangkan usaha sia-sia menghubungi orang tercinta.

Baca Juga
Agak Laen 2, Simak Film Terlaris di Indonesia
Sementara itu, “Where are the times gone? Baby, where are you?” menunjukkan kerinduan mendalam pada masa lalu yang indah.
Kemudian, rap Wiz Khalifa tambah dimensi perjuangan. Lebih lanjut, “I know it’s hard to remember, the people we used to be” menggambarkan perubahan hidup yang sulit. Tambahan pula, “I’m gonna be here forever, so let’s stay together” adalah janji untuk tetap setia meski terpisah jauh.
Baca Juga
Komdigi Ancam Blokir Grok AI dan X Imbas Manipulasi Foto Cabul
Di samping itu, payphone jadi simbol era sebelum smartphone dominan waktu ketika komunikasi lebih sulit tapi penuh makna. Misalnya, “Where have the times gone?” juga merujuk nostalgia masa kecil atau hubungan masa lalu yang hilang karena waktu dan jarak. Terutama, lagu ini tentang harapan meski realitas terasa mustahil.
Tambahan pula, Payphone raih Grammy nomination dan jutaan views di YouTube. Namun, maknanya tetap relevan hingga 2026 banyak orang masih merasakan rindu jarak jauh di era digital.
Pada akhirnya, Payphone adalah lagu tentang perjuangan mencari kembali cinta di tengah keterpisahan. Jadi, lagu ini selalu menyentuh hati siapa saja yang pernah merindukan seseorang!
Baca Juga: Tutup Buku APBN 2025: Simak Ini Kondisi Kas Negara di Tangan Purbaya!











