Biaya Haji 2024 sampai Sekarang: Simak Penjelasan Lengkap
Sriwijayapost.com, 30 Januari 2026 – Biaya penyelenggaraan ibadah haji dari tahun ke tahun terus mengalami penyesuaian seiring kenaikan biaya operasional di Arab Saudi, nilai tukar dolar, dan inflasi global. Berikut rincian lengkap Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) serta Besaran Bipih (Biaya Perjalanan Ibadah Haji) yang dibayar jemaah reguler dari 2024 hingga proyeksi 2026 (per Januari 2026).
Biaya Haji 2024 (1445 H)
Total BPIH per jemaah: Rp 93.409.004 Bipih (yang dibayar jemaah): Rp 56.000.000 (60%) Nilai manfaat (dibayar dari dana setoran awal): Rp 37.409.004 (40%) Kenaikan Bipih 2024 sekitar 8–10% dibandingkan 2023. Kenaikan utama terjadi pada komponen akomodasi hotel di Makkah dan Madinah serta biaya penerbangan.

Baca Juga
Wamenhaj: Ada 13 Calon Petugas Haji yang Dicopot dari Proses Diklat
Biaya Haji 2025 (1446 H)
Total BPIH per jemaah: Rp 105.200.000 (kenaikan ~12,6%) Bipih (yang dibayar jemaah): Rp 66.000.000 (62,7%) Nilai manfaat: Rp 39.200.000 (37,3%) Kenaikan signifikan dipicu oleh melonjaknya biaya hotel Makkah (rata-rata US$ 1.800–2.200 per orang) dan avtur penerbangan. Pemerintah tetap menjaga porsi Bipih di bawah 70% dari total BPIH.
Biaya Haji 2026 (1447 H) – Estimasi Terkini
Menurut rapat kerja Komisi VIII DPR dengan Kemenag (Januari 2026), proyeksi Biaya Haji 2026 adalah:
- Total BPIH per jemaah: Rp 112–118 juta
- Bipih (yang dibayar jemaah): Rp 70–74 juta (estimasi 62–63%)
- Nilai manfaat: Rp 42–44 juta
Faktor kenaikan utama: – Kenaikan tarif hotel Makkah 2026 (rata-rata US$ 2.300–2.600) – Kenaikan harga avtur internasional – Penambahan fasilitas katering dan tenda Mina yang lebih baik
Baca Juga
Inilah Daftar UMR 2026 di Indonesia & Rata-rata Kenaikannya – Update Terbaru!
Komposisi Biaya Haji 2026 (Estimasi)
- Penerbangan (PP): 35–38%
- Akomodasi Makkah & Madinah: 32–35%
- Katering & konsumsi: 12–14%
- Transportasi di Arab Saudi: 8–10%
- Pelayanan di tanah air + asuransi: 5–7%
- Lain-lain (visa, dokumen, kesehatan): 5–6%
Biaya haji Indonesia terus naik sejak 2024 akibat faktor eksternal (hotel Saudi & avtur) dan keinginan meningkatkan pelayanan jemaah. Pemerintah tetap berupaya menekan Bipih di kisaran 60–65% dari total BPIH agar tidak memberatkan calon jemaah. Untuk haji 2026, calon jemaah reguler disarankan menyiapkan dana sekitar Rp 70–74 juta per orang. Pantau terus pengumuman resmi Kemenag dan BPKH.
Baca Juga: Gaya Lisa BLACKPINK Jadi Balerina di Iklan Sepatu Kim Kardashian x Nike: Elegan & Viral!