Sriwijayapost.com, 25 Januari 2026 – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto tiba kembali di Tanah Air pada Jumat malam (9 Januari 2026) setelah melakukan kunjungan kerja ke tiga negara sekaligus dalam waktu singkat.
Dalam kunjungan tersebut, Presiden Prabowo berhasil membawa komitmen investasi senilai Rp 90 triliun dari investor asing untuk mempercepat hilirisasi industri dan transisi energi di Indonesia.

Baca Juga
Polisi Beberkan Kronologi Kematian Lula Lahfah di Apartemen: Tragedi yang Menggemparkan
Rangkaian Kunjungan Singkat Prabowo
Dalam waktu kurang dari seminggu, Presiden Prabowo mengunjungi tiga negara:
- Uni Emirat Arab (UEA) – Bertemu dengan Putra Mahkota Mohammed bin Zayed di Abu Dhabi.
- Arab Saudi – Audiensi dengan Putra Mahkota Mohammed bin Salman di Riyadh.
- Qatar – Bertemu Emir Tamim bin Hamad Al Thani di Doha.
Ketiga negara tersebut merupakan investor besar di sektor energi, pertambangan, dan infrastruktur Indonesia.
Detail Investasi yang Dibawa Pulang
Menurut keterangan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, komitmen investasi yang berhasil diamankan mencapai Rp 90 triliun, dengan rincian utama:
- Rp 45 triliun untuk pengembangan smelter nikel dan baterai kendaraan listrik di Sulawesi Tenggara dan Maluku Utara.
- Rp 28 triliun untuk proyek energi terbarukan (PLTS dan PLTA) di Kalimantan dan Sumatera.
- Rp 17 triliun untuk pembangunan infrastruktur pelabuhan dan kawasan industri di Jawa dan Sulawesi.
Baca Juga
Lirik Lagu Pecah Seribu – Viral di TikTok 2026, Simak Maknanya!
Investasi ini sebagian besar berasal dari sovereign wealth fund UEA (Mubadala), Public Investment Fund (PIF) Arab Saudi, dan Qatar Investment Authority (QIA).
Reaksi Pasar dan Pengamat Ekonomi
Saham sektor pertambangan dan energi langsung menguat di pembukaan IHSG Jumat pagi. Analis pasar menyebut “Prabowo Effect” kembali muncul karena kepercayaan investor asing terhadap stabilitas politik dan kebijakan pro-investasi pemerintahan baru. Namun, beberapa pengamat menekankan pentingnya pengawasan ketat agar investasi benar-benar terealisasi dan memberi manfaat bagi masyarakat lokal.
Kunjungan singkat Presiden Prabowo ke tiga negara Timur Tengah berhasil membawa “oleh-oleh” investasi senilai Rp 90 triliun. Hasil ini diharapkan mempercepat program hilirisasi dan transisi energi nasional. Masyarakat berharap komitmen tersebut segera direalisasikan menjadi lapangan kerja dan kesejahteraan yang nyata.
Baca Juga: Truk Nissan Terbakar di Workshop Teluk Bayur Berau: Kerugian Jutaan, Penyebab Masih Diduga











