Paus Leo XIV Desak AS dan Iran Segera Akhiri Perang
SRIWIJAYAPOST.COM – Pemimpin Gereja Katolik Dunia, Paus Leo XIV, mengeluarkan seruan darurat kepada Amerika Serikat dan Iran. Beliau mendesak kedua negara segera menghentikan eskalasi perang di Timur Tengah. Dalam pesan di Basilika Santo Petrus, Jumat (24/4/2026), Bapa Suci meminta kedua pihak kembali ke meja diplomasi. Hal ini demi mencegah penderitaan rakyat sipil yang tidak berdosa.
Pernyataan tegas ini muncul pasca serangan udara besar dalam beberapa hari terakhir. Paus Leo XIV menekankan bahwa perang adalah kekalahan bagi kemanusiaan. Beliau menyoroti dampak global konflik ini yang mulai meresahkan dunia. Dampak tersebut meliputi krisis pengungsi hingga guncangan ekonomi di negara miskin.
BACA JUGA
Australia vs Indonesia: Prediksi Pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026
“Atas nama Tuhan, saya memohon: hentikanlah kegilaan ini,” ujar Paus Leo XIV. Beliau berbicara dengan nada emosional di hadapan ribuan peziarah. Menurut beliau, dialog merupakan satu-satunya jalan menuju perdamaian sejati. Ledakan bom dan retorika kebencian hanya akan memperburuk situasi.
Seruan untuk Komunitas Internasional
Vatikan juga mendesak PBB untuk bertindak sebagai mediator yang jujur. Paus memperingatkan bahaya konflik yang jauh lebih luas. Jika eskalasi tidak diredam, dunia terancam masuk ke lubang kehancuran. Beliau menegaskan bahwa kekerasan hanya akan melahirkan dendam baru bagi generasi mendatang.
BACA JUGA
Potret Idol K-Pop Tampil 20 Tahun Lebih Muda di Usia 46, Muncul Dugaan Operasi Plastik
Diplomat tinggi Vatikan dilaporkan telah berkomunikasi dengan Washington dan Teheran. Upaya ini bertujuan untuk segera membuka koridor kemanusiaan. Vatikan berharap kedua pemimpin negara bersedia menurunkan ego demi keselamatan dunia.
Seruan perdamaian ini menjadi sorotan utama di tengah ketegangan global. Dunia kini menanti respons resmi dari pihak Amerika Serikat dan Iran. Vatikan tetap membuka pintu bagi segala upaya negosiasi damai. Tujuannya hanya satu, yakni mengakhiri pertumpahan darah secepat mungkin. Sumber: https://sriwijayapost.com/