Kesepakatan dengan AS Dicapai jika Keamanan Iran
SRIWIJAYAPOST.COM – Pakar hubungan internasional menilai kesepakatan damai antara Iran dan Amerika Serikat hanya dapat tercapai jika keamanan nasional Iran dijamin secara jelas dan konkret.
Pernyataan ini muncul pasca kegagalan perundingan maraton di Islamabad, Pakistan, yang berakhir tanpa hasil karena Iran menolak menghentikan program nuklirnya.
BACA JUGA
Gaya Seksi Alessandra Ambrosio Liburan di Bali, Diduga Pamer Cincin Tunangan
Analisis Pakar
Pertama-tama, pengamat Timur Tengah dari Universitas Indonesia, Dr. Ahmad Suaedy, mengatakan bahwa Iran tidak akan menyerah begitu saja pada tuntutan AS. “Iran membutuhkan jaminan keamanan yang kuat. Tanpa itu, sulit mencapai kesepakatan,” ujarnya.
Selain itu, pakar tersebut menilai Iran khawatir akan ancaman militer dari AS dan Israel jika program nuklir dihentikan sepenuhnya.
Penyebab Kegagalan Perundingan
Lebih lanjut, pakar menjelaskan bahwa AS menuntut komitmen afirmatif dari Iran untuk tidak mengembangkan senjata nuklir, sementara Iran meminta pencabutan sanksi ekonomi dan jaminan keamanan. Akibatnya, kedua pihak sulit menemukan titik temu.
BACA JUGA
Kejagung Ungkap Awal Mula Dugaan Korupsi Petral Bikin Rugi Negara, Simak Penjelasannya
Meskipun demikian, para pakar masih melihat peluang kesepakatan jika ada mediator yang lebih netral dan tawaran jaminan keamanan yang lebih konkret dari pihak Barat.
Implikasi bagi Kawasan Timur Tengah
Oleh karena itu, kegagalan perundingan ini dikhawatirkan akan memperburuk ketegangan di Timur Tengah. Akhirnya, banyak analis memprediksi bahwa situasi bisa semakin memanas jika tidak ada langkah diplomasi lanjutan dalam waktu dekat.
Situasi Terkini
Perundingan antara AS dan Iran masih terhenti. Pakar berharap kedua negara dapat kembali ke meja perundingan dengan pendekatan yang lebih fleksibel demi stabilitas kawasan.
Sumber Terpercaya: https://sriwijayapost.com/.