bahrain vs arab saudi
SRIWIJAYAPOST.COM – Formula 1 resmi membatalkan Grand Prix Bahrain dan Grand Prix Saudi Arabia musim 2026 karena situasi keamanan di Timur Tengah yang tidak kondusif.
Bahrain (10-12 April) dan Jeddah (17-19 April) tidak akan digelar. Kalender F1 2026 dipangkas jadi 22 seri tanpa pengganti, ciptakan gap lima minggu awal musim.
Baca Juga
Klasemen Liga 1 2025/2026 Hari Ini, Persib Bandung Posisi Berapa?
Alasan Pembatalan dan Risiko Keamanan
Konflik regional eskalasi dengan serangan balasan dan ketegangan Teluk. Bahrain dekat basis militer AS, sementara Saudi Arabia juga terdampak langsung.
F1 prioritaskan keselamatan tim, kru, dan penonton. Keputusan final diumumkan sekitar 14-17 Maret 2026 setelah evaluasi mendalam.
Dampak Finansial dan Jadwal Baru
Pembatalan berpotensi rugikan hingga US$200 juta dari fee hosting Bahrain dan Saudi. Tim seperti Mercedes terdampak pengembangan teknis di gap panjang hingga Eropa.
Baca Juga
Viral Tiket Pesawat Palangkaraya-Jakarta Rp200 Juta, Garuda Tepis
Musim dimulai akhir Maret di Asia/Australia, lalu loncat ke Amerika. F1 tetap komitmen kembali ke kawasan Teluk jika situasi stabil.
Reaksi dan Masa Depan
MotoGP dan WEC juga reschedule event di kawasan serupa. F1 tekankan keputusan ini sementara dan demi keselamatan semua pihak.
Pembatalan ini konsekuensi langsung konflik Timur Tengah. F1 2026 lebih pendek tapi tetap kompetitif pantau update resmi untuk penyesuaian kalender.
Sumber Terpercaya: https://sriwijayapost.com/.