Sriwijayapost.com, Palembang, 29 November 2025 – Ekonomi Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) terus menunjukkan tren positif. Oleh karena itu, Badan Pusat Statistik (BPS) Sumsel catat pertumbuhan 5,20 persen (yoy) pada Triwulan III-2025, lebih tinggi dari rata-rata nasional 5,04 persen.
Pertama-tama, capaian ini didorong sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil serta sepeda motor dengan andil 0,98 persen. Akibatnya, Sumsel posisi kedua tertinggi di Pulau Sumatera setelah Kepulauan Riau (7,48 persen).

Baca Juga
Kuasa Hukum Haji Halim Protes Keras: Foto Lama & Borgol Kaki Tak Manusiawi!
Selanjutnya, secara kumulatif (c-to-c) hingga Triwulan III-2025, ekonomi Sumsel tumbuh 4,85 persen. Dengan demikian, kontribusi terhadap PDRB Pulau Sumatera capai 13,58 persen. Sementara itu, dari sisi pengeluaran, ekspor barang dan jasa tumbuh 5,86 persen. Karena itu, sektor pengadaan listrik dan gas (11,39 persen), administrasi pemerintahan (10,84 persen), serta informasi dan komunikasi (8,85 persen) jadi pendorong utama.
Kedua, BPS Sumsel Kepala Wahyu menjelaskan hampir semua 17 sektor tumbuh positif, kecuali pengadaan air kontraksi 0,06 persen. Oleh sebab itu, struktur ekonomi Sumatera didominasi Sumatera Utara (23,57 persen), Riau (23,33 persen), dan Sumsel.
Baca Juga
Malut United FC, Tim Promosi Sensasi Super League 2025/2026!
Di sisi lain, tantangan tetap ada. Akibatnya, BPS tekankan penguatan industri pengolahan berbasis sumber daya lokal dan sektor jasa. Sementara itu, Gubernur Sumsel Herman Deru apresiasi capaian ini sebagai momentum pemulihan pasca-pandemi. Dengan kata lain, investasi infrastruktur dan UMKM jadi fokus ke depan.
Selanjutnya, proyeksi akhir tahun optimis 5,5 persen. Oleh sebab itu, sinergi pemerintah-swasta tingkatkan ekspor. Akibatnya, Sumsel kontribusi signifikan PDB nasional. Berikutnya, BPS pantau bulanan untuk data akurat.
Akhirnya, pertumbuhan 5,20 persen bukti ketangguhan Sumsel. Dengan demikian, peluang kerja dan kesejahteraan warga naik. Terapkan strategi berkelanjutan, Sumsel siap jadi motor ekonomi Sumatera!
Baca Juga: Tambang Emas Jadi Biang Banjir Sumut? Walhi Bongkar Fakta!











