Skip to content
logo sriwijaya

Sriwijayapost – Seputar Peristiwa Berita Hari Ini

Primary Menu
  • News
  • Nasional
  • Politik
  • Tekno
  • Oto
  • Sports
  • Hiburan
  • Ekonomi
  • Privacy Policy
  • Home
  • 2025
  • September
  • Keracunan Massal MBG Berulang: 5.626 Korban Anak Sekolah di 17 Provinsi, Pemerintah Diminta Moratorium!
  • Nasional

Keracunan Massal MBG Berulang: 5.626 Korban Anak Sekolah di 17 Provinsi, Pemerintah Diminta Moratorium!

admin 22/09/2025 2 minutes read
Keracunan Massal MBG Berulang: 5.626 Korban Anak Sekolah di 17 Provinsi

Keracunan Massal MBG Berulang: 5.626 Korban Anak Sekolah di 17 Provinsi

Sriwijayapost.com, Jakarta, 22 September 2025 – Keracunan massal akibat Makan Bergizi Gratis (MBG) berulang di berbagai daerah, dengan 5.626 kasus hingga September 2025 di 17 provinsi. Pertama-tama, program andalan Presiden Prabowo Subianto yang anggarannya Rp71 triliun ini menuai kritik karena korban utama anak sekolah.

Selanjutnya, kasus terbaru di Kabupaten Banggai Kepulauan (157 siswa) dan Baubau (puluhan siswa) bikin orang tua trauma. Kemudian, Lembaga seperti JPPI dan CISDI desak moratorium dan evaluasi. Oleh karena itu, artikel ini ungkap kronologi dan tuntutan.

Keracunan Massal MBG Berulang: 5.626 Korban Anak Sekolah di 17 Provinsi
Keracunan Massal MBG Berulang: 5.626 Korban Anak Sekolah di 17 Provinsi
Baca Juga

5 Prompt Gemini AI 2025: Foto Diri Nyata dan Viral!

Pertama-tama, sejak diluncurkan 6 Januari 2025, MBG catat 5.626 kasus keracunan di 17 provinsi. Selanjutnya, korban mencapai 1.530 anak di 19 kasus awal. Kemudian, kasus terbaru di Baubau (SE Sulawesi) pada 16 September 2025, siswa mual setelah bau tidak sedap dari makanan. Dengan demikian, orang tua larang anak konsumsi MBG.

Kedua, JPPI desak moratorium program MBG. Selanjutnya, CISDI sebut ambisi pemerintah gagal, dengan 5.360 korban hingga September. Kemudian, Komisi IX DPR usul kelola MBG oleh sekolah untuk higienitas.

Baca Juga

Sirine ‘Tok Tok Wuk Wuk’ Dihentikan Sementara, Pengawalan Pejabat Tetap Jalan!

“Kasus keracunan terus berulang, moratorium dan evaluasi menyeluruh diperlukan,” kata Diah Saminarsih, CEO CISDI.

Ketiga, korban seperti di Lebong (446 siswa) dan Baubau alami muntah dan mual. Selanjutnya, BGN klaim serapan anggaran 18,6% tapi 22 juta penerima. Kemudian, Menko Sekretaris Negara Prasetyo Hadi janji sanksi SPPG lalai. Dengan kata lain, reshuffle kabinet tambah wakil BGN untuk tangani kasus. Akibatnya, harap program diperbaiki atau dihentikan!

Akhirnya, keracunan MBG berulang tuntut aksi pemerintah. Oleh karena itu, moratorium jadi solusi darurat!

Baca Juga : Pemprov Sumsel Gelar Pasar Murah: Wagub Cik Ujang Tekan Inflasi dengan Harga Sembako Diskon!

About the Author

admin

Administrator

Visit Website View All Posts
Post Views: 192

Post navigation

Previous: 5 Prompt Gemini AI 2025: Foto Diri Nyata dan Viral!
Next: PPATK Serahkan Hasil Penelusuran Aliran Dana Ricuh Demo Jakarta ke Polda Metro Jaya

Related Stories

Diduga Terkait Kasus Haji, Khalid Basalamah Kembalikan
  • Nasional
  • Politik
  • Sriwijayapost

Diduga Terkait Kasus Haji, Khalid Basalamah Kembalikan Uang Rp 8,4 Miliar ke KPK

admin 24/04/2026
Tarif Rp1 Transportasi Umum
  • Nasional
  • Sriwijayapost

Pemprov DKI Jakarta Terapkan Tarif Rp1 untuk Transportasi Umum, Rayakan HUT Jakarta

admin 23/04/2026
Empat Pelaku Penganiayaan Berujung Kematian Bripda Natanael
  • Nasional
  • Sriwijayapost

Empat Pelaku Penganiayaan Berujung Kematian Bripda Natanael Dipecat dari Kepolisian

admin 18/04/2026

You may have missed

Diduga Terkait Kasus Haji, Khalid Basalamah Kembalikan
  • Nasional
  • Politik
  • Sriwijayapost

Diduga Terkait Kasus Haji, Khalid Basalamah Kembalikan Uang Rp 8,4 Miliar ke KPK

admin 24/04/2026
Tarif Rp1 Transportasi Umum
  • Nasional
  • Sriwijayapost

Pemprov DKI Jakarta Terapkan Tarif Rp1 untuk Transportasi Umum, Rayakan HUT Jakarta

admin 23/04/2026
Mendagri Instruksikan
  • Ekonomi
  • Oto
  • Sriwijayapost

Mendagri Instruksikan Gubernur Bebaskan Pajak Kendaraan Listrik, Berlaku Secara Nasional

admin 22/04/2026
Paus Leo XIV Desak AS dan Iran Segera Akhiri Perang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Sriwijayapost

Paus Leo XIV Desak AS dan Iran Segera Akhiri Perang: Hentikan Sebelum Terlambat!

admin 21/04/2026
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.