Sriwijayapost.com, Makassar, 30 Agustus 2025 – Tragedi mengerikan terjadi di Makassar ketika massa demonstran membakar Kantor DPRD di Jalan AP Pettarani, Jumat malam (29/8/2025). Tiga orang tewas, termasuk staf DPRD dan fotografer, akibat terjebak api.
Puluhan mobil dinas hangus, dan Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin dievakuasi. Aksi ini bagian dari demo nasional menuntut keadilan atas kematian driver ojol Affan Kurniawan yang dilindas rantis Brimob di Jakarta.

Baca Juga
Breaking News: Gedung DPRD Kota Makassar Dibakar Massa Aksi!
Demonstrasi yang awalnya damai berubah anarkis sekitar pukul 19.30 WITA saat massa, terdiri dari mahasiswa, buruh, dan ojol, melempar bom molotov ke gedung DPRD selama rapat paripurna APBD Perubahan 2025.
Api membesar hingga dini hari, menghancurkan gedung. Korban tewas adalah Sarinawati (26, staf PDIP), Muhammad Akbar Basri (fotografer humas), dan Syaiful (43, staf kecamatan) yang melompat dari lantai empat.
Baca Juga
Info Terkini MRT Jakarta Saat Demo 29 Agustus Sore Ini: Beberapa Akses Stasiun Ditutup Sementara
Lima orang lainnya luka berat, termasuk Budi Haryati yang koma di RS Primaya. Tim BPBD dan Damkar mengevakuasi delapan orang, tapi 67-87 kendaraan ludes, dengan kerugian miliaran rupiah. Plt Kepala BPBD Makassar M. Fadli Tahar mengonfirmasi korban jiwa, sementara Wakil Ketua DPRD Anwar Faruq menyampaikan duka. Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menghimbau ketenangan.
Kericuhan dipicu tuntutan #JusticeForAffan dan #BubarkanDPR. Polisi dan TNI kini mensterilkan area, meskipun penjarahan terjadi Sabtu pagi. Presiden Prabowo menjanjikan investigasi transparan. Masyarakat diminta hindikan kawasan Pettarani untuk keamanan.
Baca Juga : Sahroni Dicopot dari Komisi III Usai Viral Respons Kritik Bubarkan DPR